8 Kebiasaam Yang Membuat Kita Kaya (seri 1)
8 BEHAVIOUR TO MAKE YOU RICH
(PART 1 - PERSPECTIVE)
(PART 1 - PERSPECTIVE)
Saya dulu seseorang yang memutuskan untuk berkarir menjadi karyawan di perusahaan swasta ketika saya masih kuliah. Awalnya karena saya bosan kuliah hehehe… lalu ada tawaran dari senior saya untuk kerja part time di sebuah perusahaan surat kabar terkemuka di Indonesia sebagai surveyor perilaku remaja di Surabaya. Satu tahun saya bekerja disana, sangat banyak yang saya pelajari, tujuan saya saat itu memang untuk belajar dan mengenal dunia kerja.
Setelah saya resign, saya bergabung di communication agency milik teman saya. Pada waktu itu, agency dia masih kecil, baru saja membuat PT. Entah kenapa, saat saya bergabung, dalam hati saya berkata bahwa kantor ini akan menjadi tempat terakhir saya “ikut” orang, kalau saya resign dari sini saya harus punya perusahaan sendiri.
Bayangkan, saat itu saya masih berusia 21 tahun. Lulus kuliah pun belom. Saya pun lahir di keluarga yang mendewakan menjadi pegawai, bukan dari keluarga entrepreneur. Tapi ada keyakinan di diri saya bahwa hal itu akan menjadi kenyataan.
Pelajaran pertama saya ketika menjadi entrepreneur terus terang membuat saya kapok dan ingin menjadi karyawan lagi. Mental saya hancur dan stress berat menghadapi kenyataan bahwa saya sedang berada dipinggir jurang seorang entrepreneur. Saya yang baru belajar melangkah sudah harus kena tipu dan rugi 1 milyar. Bukan hanya itu saja, katanya, orang yang menipu saya ini punya backing hukum dan orang kuat di pemerintahan. Gimana perasaan Anda kalau jadi saya saat itu?
Vendor tetap harus saya bayar, uang investor harus saya kembalikan. Kerjaan saya tiap hari hanya keluar masuk kepolisian dan pengadilan. Saya ingin terus berjuang, tapi cuma bisa pasrah. 5 bulan saya hidup tapi berasa mati, sampai akhirnya papa saya ingin buka toko baju dan meminta saya yang mengelola.
Satu hal yang saya baru sadari setelah setahun mengelola bisnis baju adalah ternyata saya masih punya block mental. Saya baru tersadar ketika bertemu seorang yang sudah saya anggap sebagai kakak sendiri. Beliau secara “sabar” membimbing saya untuk kembali ke “jalan” yang benar.
Ada 8 hal yang saya coba definisikan dari pelajaran beliau ke saya:
1. Change your PERSPECTIVE / Ubah SUDUT PANDANG Anda
Setelah saya resign, saya bergabung di communication agency milik teman saya. Pada waktu itu, agency dia masih kecil, baru saja membuat PT. Entah kenapa, saat saya bergabung, dalam hati saya berkata bahwa kantor ini akan menjadi tempat terakhir saya “ikut” orang, kalau saya resign dari sini saya harus punya perusahaan sendiri.
Bayangkan, saat itu saya masih berusia 21 tahun. Lulus kuliah pun belom. Saya pun lahir di keluarga yang mendewakan menjadi pegawai, bukan dari keluarga entrepreneur. Tapi ada keyakinan di diri saya bahwa hal itu akan menjadi kenyataan.
Pelajaran pertama saya ketika menjadi entrepreneur terus terang membuat saya kapok dan ingin menjadi karyawan lagi. Mental saya hancur dan stress berat menghadapi kenyataan bahwa saya sedang berada dipinggir jurang seorang entrepreneur. Saya yang baru belajar melangkah sudah harus kena tipu dan rugi 1 milyar. Bukan hanya itu saja, katanya, orang yang menipu saya ini punya backing hukum dan orang kuat di pemerintahan. Gimana perasaan Anda kalau jadi saya saat itu?
Vendor tetap harus saya bayar, uang investor harus saya kembalikan. Kerjaan saya tiap hari hanya keluar masuk kepolisian dan pengadilan. Saya ingin terus berjuang, tapi cuma bisa pasrah. 5 bulan saya hidup tapi berasa mati, sampai akhirnya papa saya ingin buka toko baju dan meminta saya yang mengelola.
Satu hal yang saya baru sadari setelah setahun mengelola bisnis baju adalah ternyata saya masih punya block mental. Saya baru tersadar ketika bertemu seorang yang sudah saya anggap sebagai kakak sendiri. Beliau secara “sabar” membimbing saya untuk kembali ke “jalan” yang benar.
Ada 8 hal yang saya coba definisikan dari pelajaran beliau ke saya:
1. Change your PERSPECTIVE / Ubah SUDUT PANDANG Anda
“Matilah terhadap segala yang kau ketahui.” – Diva dalam Supernova
Coba Anda ingat kembali, dari Anda bisa membaca sampai umur Anda saat ini, sudah berapa banyak pengetahuan, dogma, pemikiran orang lain yang meracuni diri Anda?
Kalau Anda masih berpikir 1+1 = 2. Cara menjadi pintar dengan sekolah setinggi-tingginya. Punya banyak gelar itu keren. Selesai kuliah kerja jadi PNS, karyawan swasta, lalu menikah, punya anak, jadi tua, dan mati. Pikirkan kembali apakah itu hidup yang Anda ketahui dan Anda inginkan?
First of the first is LUPAKAN SEMUANYA
Mulailah membayangkan jika Anda terlahir kembali dan langsung di usia Anda saat ini. Seperti bayi yang hanya punya insting dan rasa percaya kepada dunianya yang baru. Lakukan hal yang paling dasar yaitu percayai insting Anda. Ubah persepsi Anda terhadap dunia yang sudah Anda kenal selama ini. Yuk belajar untuk melihat semua hal dari berbagai sudut pandang.
Anda ingin menjadi KAYA? Ubah persepsi Anda tentang uang dan percaya saja Anda bisa kaya di usia berapapun yang Anda inginkan. Bahkan sebelum Anda tahu bagaimana caranya.
Memikirkan segala sesuatu dari berbagai sudut pandang merupakan sikap pertama untuk menjadi kaya. Anda pun hanya perlu terbiasa untuk menerapkannya.
Coba Anda ingat kembali, dari Anda bisa membaca sampai umur Anda saat ini, sudah berapa banyak pengetahuan, dogma, pemikiran orang lain yang meracuni diri Anda?
Kalau Anda masih berpikir 1+1 = 2. Cara menjadi pintar dengan sekolah setinggi-tingginya. Punya banyak gelar itu keren. Selesai kuliah kerja jadi PNS, karyawan swasta, lalu menikah, punya anak, jadi tua, dan mati. Pikirkan kembali apakah itu hidup yang Anda ketahui dan Anda inginkan?
First of the first is LUPAKAN SEMUANYA
Mulailah membayangkan jika Anda terlahir kembali dan langsung di usia Anda saat ini. Seperti bayi yang hanya punya insting dan rasa percaya kepada dunianya yang baru. Lakukan hal yang paling dasar yaitu percayai insting Anda. Ubah persepsi Anda terhadap dunia yang sudah Anda kenal selama ini. Yuk belajar untuk melihat semua hal dari berbagai sudut pandang.
Anda ingin menjadi KAYA? Ubah persepsi Anda tentang uang dan percaya saja Anda bisa kaya di usia berapapun yang Anda inginkan. Bahkan sebelum Anda tahu bagaimana caranya.
Memikirkan segala sesuatu dari berbagai sudut pandang merupakan sikap pertama untuk menjadi kaya. Anda pun hanya perlu terbiasa untuk menerapkannya.
Panjang yaaa.. hehehe…
Penasaran mau tau lanjutannya? Ikuti terus grup ini yaaa.. semoga mas Billy berkenan accept semuanya huehehehee
Supaya Anda tidak bosan dengan tulisan saya, saya membagi cerita ini menjadi 8 part, masing-masing bagian mewakili perjalanan sikap yang akan membuat Anda menjadi kaya.
Penasaran mau tau lanjutannya? Ikuti terus grup ini yaaa.. semoga mas Billy berkenan accept semuanya huehehehee
Supaya Anda tidak bosan dengan tulisan saya, saya membagi cerita ini menjadi 8 part, masing-masing bagian mewakili perjalanan sikap yang akan membuat Anda menjadi kaya.

Posting Komentar untuk "8 Kebiasaam Yang Membuat Kita Kaya (seri 1)"